Dalam dinamika perdagangan global yang terus berubah, Indonesia menunjukkan sikap profesional dan tidak emosional dalam merespons tantangan dari negara-negara besar. Salah satu contoh terbaru adalah pujian dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terhadap tim ekonomi Indonesia yang berhasil melakukan negosiasi terkait tarif dari Amerika Serikat di bawah pemerintahan Trump. (6/8/2025) Rabu.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan profesionalisme tim ekonomi Indonesia. Ia menegaskan bahwa pendekatan yang diambil adalah rasional dan tidak emosional, demi menjaga stabilitas ekonomi negara.
“Kita tidak emosional dalam menghadapi tekanan dari negara manapun. Tim ekonomi kita telah menunjukkan dedikasi dan keahlian mereka dalam melakukan negosiasi yang konstruktif dan penuh strategi,” ujar Prabowo.
Pendekatan Indonesia dalam negosiasi tarif Trump menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan diplomasi yang matang. Beberapa strategi yang digunakan meliputi:
- Data dan Analisis Mendalam: Menggunakan data ekonomi yang kuat sebagai dasar argumen.
- Dialog Terbuka: Menjalin komunikasi yang konstruktif dengan pihak Amerika Serikat.
- Pendekatan Win-Win: Mencari solusi yang menguntungkan kedua belah pihak tanpa harus memaksakan kepentingan sepihak.
- Menghindari Emosi: Menanggapi tekanan dengan kepala dingin dan tidak terpancing emosi.
Sikap tidak emosional sangat penting dalam diplomasi dan negosiasi internasional. Hal ini membantu menjaga stabilitas hubungan dan membuka peluang untuk solusi jangka panjang. Indonesia, sebagai negara berkembang, perlu menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi tekanan dari negara maju. (6/8).
Puji dari Prabowo terhadap tim ekonomi Indonesia menunjukkan kepercayaan diri dan profesionalisme dalam mengelola tantangan global. Dengan pendekatan yang rasional dan tidak emosional, Indonesia mampu menjaga kedaulatan ekonomi sekaligus memperkuat posisi negosiasinya di arena internasional. Semoga sikap ini terus dipertahankan demi kemakmuran dan stabilitas nasional.